Sebab saat ini sudah mulai banyak orang yang menawarkan bibit semut jepang untuk diternakan via koneksi dalam jaringan. Modal yang harus dikeluarkan untuk membangun peternakan semut jepang tidak terlalu banyak, dengan modal Rp 100 ribu saja anda sudah bisa beternak semut jepang dengan bibit semut berjumlah sekitar 100 ekor.
Dalam proses ternak semut jepang, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh peternak. Salah satunya adalah untuk menjaga suhu stoples yang digunakan sebagai tempat atau kandang semut jepang. Suhu yang terbaik untuk melakukan ternak adalah berkisar kurang lebih 30 derajat celsius. Jangan sampai terlalu berlebihan, dan juga jangan sampai kurang. Hal tersebut dapat memengaruhi proses perkembangan semut jepang.
Selain itu, kondisi kebersihan tempat atau kandang juga harus diperhatikan. Jangan sampai kandang dibiarkan kotor, maka dari itu stoples tempat memelihara semut jepang harus dibersihkan secara rutin, dan juga harus diberi lubang lubang kecil untuk sebagai tempat pertukaran udara agar semut jepang tak mati. Namun lubang tersebut ukurannya harus lebih kecil daripada semut jepang yang diternakan.
Kemudian, untuk memberikan makanan pada semut jepang yang diternakan juga tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Ada takaran takaran tertentu dalam urusan makanan yang harus diberikan pada semut jepang. Tidak boleh kurang, dan juga tidak boleh berlebihan. Untuk jumlah semut 100 ekor makanan yang harus diberikan cukup 1 butir ragi tape selama 3 hari sekali.
Cara Ternak Semut Jepang paling cepat mencapai panen adalah setelah 2 sampai 3 bulan. Itu karena setelah periode waktu tersebut semut semut jepang yang di ternak sudah berkembang biak jadi 3 sampai 6 kali lipat dari jumlah semula. Saat inilah waktu yang tepat untuk panen semut jepang baik ulat bakal semut-nya maupun semut jepang nya sendiri.
